Dos dan Larangan Menggunakan Gambar Buddha

Dalam Mencari Buddha yang Sejati
November 28, 2019
Kisah Jivaka, Dokter Pribadi Buddha
November 29, 2019

Dos dan Larangan Menggunakan Gambar Buddha

Public places, sangkratai temple is a cultural tourism destination of Thailand

Organisasi Buddha Mengetahui

Meditasi Guru Acharavadea Wongsakon, Presiden

Dos berkaitan dengan Buddha

Begitu Anda memasuki tanah Buddha Anda akan melihat banyak kuil dan patung Buddha baik di dalam maupun di luar kuil atau bahkan di tempat tinggal. Buddha memiliki gambar Buddha untuk berterima kasih dan menghormati dengan yang suci dan untuk mengingatkan kita akan ajaran-Nya. Untuk mengetahui apa yang tepat dan kepada siapa seseorang harus menghormati adalah akal sehat dan moralitas dasar.

Dunia telah berjalan terlalu jauh dalam menggunakan gambar Buddha secara salah, dengan kurangnya pertimbangan. Mari kita memberikan ringkasan ini untuk membantu menjelaskan bagaimana memperlakukan gambar Buddha

tepat. Rasa hormat yang sederhana akan membawa getaran yang baik dan hati yang harmonis bagi kita semua.

1. Menghormati

Untuk menghormati Buddha tidak berarti Anda harus seorang Buddha. Jika Anda bertindak sehubungan dengan nabi agama lain, Anda harus memperlakukan Buddha dengan cara yang sama seperti dia disembah sebagai Bapa spiritual Buddhisme.

Rasa hormat dapat ditunjukkan oleh sikap Anda dengan bahasa tubuh pikiran yang rendah hati. Jika Anda tidak ingin menghormati sama sekali setidaknya jangan melihat ke bawah pada Buddha.

2. Kebenaran

Jika Anda melihat gambar, jimat, atau patung Buddha di tempat-tempat yang tidak pantas seperti di lantai, di toilet, atau di kursi, tolong bantu untuk menempatkannya di tempat yang tepat sampai tinggi seperti di rak atau lebih tinggi.

3. Pengetahuan

Jika Anda seorang Buddha, beritahu mereka yang memiliki keinginan untuk mengetahui tentang Buddha. Jika Anda bukan seorang Buddha, dan seseorang bertanya “Siapa Buddha?” jawaban sederhana dapat,

Buddha adalah orang yang tercerahkan yang mengajarkan umat Buddha untuk melakukan perbuatan baik dengan cara yang sama dilakukan para nabi lain.

Larangan berkaitan dengan Buddha

1. Tolong jangan memperlakukan simbol Buddha,

patung atau gambar buruk

Jika Anda tidak bisa menghormati Buddha setidaknya jangan memperlakukan citra Buddha dengan buruk. Buddha menghormati Buddha sebagai ayah religius. Semua pemimpin agama dianggap dengan hormat. Ini juga harus diterapkan pada Buddha.

3. Tolong jangan gunakan nama Buddha di

komersialisasi atau tanpa rasa hormat

Seperti menamai anjingnya “Buddha”

restoran bernama “Buddha Belly”

atau sebuah bar bernama “Buddha Bar”.

2. Tolong jangan tempatkan gambar Buddha

di objek atau tempat yang tidak pantas

Gambar Buddha harus ditempatkan jauh dari benda-benda yang digunakan sehari-hari seperti saputangan, serbet, handuk, kain lap atau barang pembersih. Juga jangan gunakan untuk bagian bawah sepatu tubuh, pakaian dalam, rok termasuk segala macam mainan dan furnitur dll

Buddha sejati yang melihat gambar Buddha ditempatkan sebagai objek di tempat yang tidak pantas akan merasa sangat tidak bahagia. Hal ini dapat menyebabkan kemarahan dan konflik yang meluas.

4. Tolong jangan letakkan gambar atau patung

Buddha seolah-olah mereka adalah furnitur atau

item dekorasi.

Simbol Buddha dan gambar bukan furnitur atau dekorasi, mereka harus dihormati. Budha yang setia akan mengetahui hal ini. Tapi ada banyak orang yang sadar akan tindakan tidak sopan mereka sendiri. Kita harus meningkatkan kesadaran akan apa yang benar dan salah.

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa ada pedagang bahkan di beberapa negara Buddha yang memperlakukan patung Buddha atau gambar tanpa rasa hormat dan menjualnya seperti barang-barang dekorasi. Itu adalah cerminan dari sifat manusia. Di setiap masyarakat ada orang baik dan jahat. Orang jahat tidak peduli tentang apa pun kecuali keuntungan mereka sendiri: tetapi Buddha sejati akan merasa malu akan hal itu.

Buddha adalah ayah spiritual bagi lebih dari 500 juta Buddha di seluruh dunia. Gambar dan patungnya tidak dimaksudkan untuk digunakan untuk dekorasi atau tato dalam kondisi apapun. Mereka yang menciptakan objek dengan gambar Buddha berniat untuk menginspirasi orang untuk berpikir tentang Buddha.

Jika Anda merasa bahwa gambar Buddha membantu Anda merasakan kedamaian dan harmoni, silakan tempatkan patung Buddha dengan hormat, dengan menempatkan patung atau gambar, pada tingkat tinggi dari lantai dan tidak menggunakan simbol-simbolnya sebagai hiasan.

TOLONG HENTIKAN

MENGHORMATI BUDDHA

www500s.org

1. Tubuh kita dianggap kotor

Buddha adalah orang yang bersih dari dalam ke luar. Pikirannya bebas dari ilusi dan kekotoran. Dia dihormati oleh semua umat Buddha di seluruh dunia. Tubuh dan pikiran kita masih perlu dibersihkan. Jika kita tidak mencuci tubuh kita bahkan selama sehari, itu bau buruk. Seseorang pernah mengatakan bahwa dia memiliki tato Buddha di tubuhnya karena dia mencintai Sang Buddha dan ingin tetap dekat dengannya. Ide ini tidak tepat dan kesalahpahaman. Cara terbaik untuk tetap dekat dengannya adalah mengikuti ajarannya. Ini adalah cara yang tepat untuk menunjukkan cinta dan rasa hormat Anda kepada Buddha.

2. Kami tidak berlatih pantang seksual

Untuk menato citranya pada tubuh yang masih memanjakan diri dalam tindakan seksual dianggap sebagai kurangnya rasa hormat yang serius.

3. Patung Buddha harus ditempatkan di tempat yang tepat.

Selalu letakkan patung Buddha di tempat yang tinggi, jauh di atas kepala sebagai tindakan hormat kepadanya. Untuk menempatkan simbol dalam posisi rendah atau menato dia di tubuh demikian sangat

tidak pantas.

The Buddhist News

FREE
VIEW